Thursday, December 16, 2010

Pembeli Buku Yang Berdosa

Ada beberapa novel yang belum saya baca. Pada hal novel-novel tersebut saya beli sejak awal-awal tahun ini lagi. Tentulah hal ini merugikan akan saya juga. Membeli sebuah buku dan tidak membacanya – saya anggap ia mengufurkan jiwa saya sendiri. Berlagak dengan menunjuk saya beli buku, tetapi tidak baca pula. Hipokrasi menebal di hati, bukan? Lainlah jika saya membeli buku sebagai hadiah untuk manusia-manusia lain. Mujur juga saya tidak menunjuk-nunjuk sangat akan buku-buku tersebut ‘Facebook’!

Tetapi begitulah saya ini. Seorang yang malas membaca sebenarnya. Kerana itulah mungkin tulisan-tulisan saya tidaklah menjadi sebanyak seperti penulis-penulis lain. Tidak produktif, kata orang moden. Dan tidaklah juga berkembang serta hebat. Tidak kompetitif, kata orang bisnes!

Saya sadar; menulis itu sebenarnya membaca. Kebanyakan penulis itu membaca. Kalau pun ada yang menulis tetapi tidak membaca, entahlah. Mungkin budak-budak baru masuk tadika yang baru belajar tulisan dan mengenal huruf. Akan tetapi itu bukan menulis – itu ‘meniru’!

Berbalik kepada novel-novel yang tidak terbaca tadi. Saya akan habiskan juga dalam masa terdekat. Mungkin ketika menunggu hari cerah kala-kala subuh. Mungkin sewaktu menunggu angka giliran di pejabat pos. Atau mungkin ketika minum petang. Walaupun saya sungguhlah tidak minat membaca begitu. Saya suka membaca secara terus. Apabila berhenti, maka jahanamlah pembacaan saya itu.

Sungguhlah benar sikap saya begitu. Kerana itulah saya lebih menyenangi kumpulan puisi. Atau paling-paling panjang kumpulan cerpen. Lebih banyak kumpulan puisi dan kumpulan novel yang saya beli. Novel tidak sampai pun 30% kerana saya tahu tahap membaca saya bagaimana. Tetapi jika sesebuah novel itu bagus saya akan terus membacanya tanpa peduli dunia luar. Bukanlah saya kata novel-novel yang saya beli dan tidak terbaca itu tidak bagus. Cuma waktu untuk saya meneroka dunia fiksyen yang selalu luas dengan waktu yang kini terbatas-batas.

Memang. Ada juga novel yang saya beli mampu buat pembacaan saya melekat terus tanpa buat apa-apa selain makan, mandi dan buang air. ‘Ranjau Sepanjang Jalan’, contohnya. Shahnon Ahmad memang dahsyat. Tetapi siapalah agaknya pengarang novel ‘Mona Gersang’ yang menjadi fenomena sepanjang zaman itu?

2 comments:

sisfazi said...

ada novelis alaf baru yang sesegar penulisan Khadijah Hashim @ Fatimah Busu untuk dicuba? boring sungguh mencari2 novel baru kerana saya sungguh prejudis terhadap novelis2 hari ini. ada cadangan?

PAk JUSTAN DI BATANG said...

Hari ini saya ingin mengunkapkan tentang perjalanan hidup saya,karna masalah ekonomi saya selalu dililit hutang bahkan perusahaan yang dulunya saya pernah bagun kini semuanya akan disitah oleh pihak bank,saya sudah berusaha kesana kemari untuk mencari uang agar perusahaan saya tidak jadi disitah oleh pihak bank dan akhirnya saya nekat untuk mendatangi paranormal yang terkenal bahkan saya pernah mengikuti penggandaan uang dimaskanjeng dan itupun juga tidak ada hasil yang memuaskan dan saya hampir putus asa,,akhirnya ketidak segajaan saya mendengar cerita orang orang bahwa ada paranormal yang terkenal bisa mengeluarkan uang ghaib atau sejenisnya pesugihan putih yang namanya Mbah Rawa Gumpala,,,akhirnya saya mencoba menhubungi beliau dan alhamdulillah dengan senan hati beliau mau membantu saya untuk mengeluarkan pesugihan uang ghaibnya sebesar 10 M saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala berkat bantuannya semua masalah saya bisa teratasi dan semua hutang2 saya juga sudah pada lunas semua,,bagi anda yang ingin seperti saya dan ingin dibabtu sama Mbah silahkan hubungi 085 316 106 111 saya sengaja menulis pesan ini dan mempostin di semua tempat agar anda semua tau kalau ada paranormal yang bisah dipercaya dan bisa diandalkan,bagi teman teman yang menemukan situs ini tolong disebar luaskan agar orang orang juga bisa tau klau ada dukun sakti yg bisa membantuh mengatasi semua masalah anda1.untuk lebih lengkapnya buka saja blok Mbah karna didalam bloknya semuanya sudah dijelaskan PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL